Skip to main content

Harga iPhone 12 Lebih Murah dari iPhone XR?

Setiap tahun, Apple selalu merilis jajaran iPhone terbaru. Untuk tahun 2020 ini, iPhone 12 disebut-sebut siap diperkenalkan dalam beberapa bulan ke depan.

Rumor tentang penerus dari iPhone 11 ini pun banyak beredar di internet. Kali ini, seorang pembocor mengungkap harga iPhone 12.

Melalui akun twitter @Omegaleak, pembocor ini mengatakan bahwa iPhone 12 bakal dibanderol dengan harga termurah 549 dolar AS atau setara dengan Rp 7,8 juta.

Harga tersebut konon merupakan banderol untuk iPhone 12 versi 4G. Apple sendiri memang diprediksi akan merilis iPhone terbaru dalam dua versi yakni 4G dan 5G.

Meski hanya berupa kabar angin, menarik apabila informasi yang dihembuskan oleh @omegaleaks ini akurat.

Sebab, sejauh ini Apple memang belum pernah mematok harga iPhone terbarunya di bawah angka 600 dolar AS.

Sebagai perbandingan, deretan iPhone 11 (2019) dan iPhone XS (2018), misalnya, diluncurkan dengan harga termurah 699 dolar AS dan 999 dolar AS.

Bahkan, iPhone XR yang ketika diluncurkan dicap sebagai “iPhone murah”, dibanderol dengan harga 749 dolar AS.

Lebih lanjut, rumor ini juga tampak melengkapi kabar sebelumnya yang sempat diumbar oleh pembocor iPhone Jon Prosser. Pada akhir April lalu, ia sempat mengumbar harga lima varian iPhone 12 lewat Twitter.

Nah, jika dikombinasikan dengan rumor teranyar dari @omegaleaks, maka Apple diprediksi bakal meluncurkan lima varian iPhone 12 di tahun ini.

Kelima iPhone tersebut mencakup iPhone 12 (4G, 5,4 inci), iPhone 12 (5G, 5,4 inci), iPhone 12 (5G, 6,1 inci), iPhone 12 Pro (5G, 6,1 inci), dan iPhone 12 Pro Max (5G, 6,7 inci).

Adapun banderol seluruh varian iPhone 12 tersebut secara berurutan adalah 549 dolar AS (Rp 7,8 juta), 649 dolar AS (Rp 9,3 juta), 749 dolar AS (Rp 10,7 juta), 999 dolar AS (Rp 14,3 juta), dan 1099 dolar AS (Rp 15,7 juta).

Kendati demikian, penting untuk dicatat kembali bahwa informasi seputar harga iPhone 12 ini masih berupa desas-desus semata.

Dirangkum dari GSM Arena, Senin (29/6/2020), Apple juga belum mengumbar informasi apapun seputar keberadaan iPhone 12, berikut nama resminya.

Terlepas dari itu, Apple sendiri diprediksi bakal meluncurkan deretan iPhone terbaru pada bulan September mendatang, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Apakah benar? Kita nantikan saja.

Lolos TKDN, Xiaomi Redmi 9 Segera Masuk Indonesia?

Xiaomi nampaknya akan segera membawa ponsel terbarunya yakni Redmi 9 ke Indonesia. Sebab, ponsel tersebut diketahui telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri ( TKDN) dari Kementerian Perindustrian.

Berdasarkan pantauan KompasTekno, Jumat (26/6/2020) di laman Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri ( P3DN) Kemenperin, sebuah ponsel berkode Xiaomi (MI) M2004J19G telah memenuhi syarat TKDN dengan bobot sebesar 30,60 persen.

Setelah ditelusuri, kode tersebut tak lain mengacu pada Redmi 9 yang baru saja diperkenalkan awal bulan ini. Dengan demikian, ada kemungkinan bahwa Xiaomi berniat memasarkan Redmi 9 di Indonesia dalam waktu dekat.

Bobot TKDN sebesar paling tidak 30 persen adalah salah satu syarat bagi ponsel 4G untuk dapat dipasarkan di Indonesia, selain sertifikasi lolos uji Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Xiaomi sendiri masih belum mengumumkan rencana kehadiran Redmi 9 di Tanah Air. Lini ponsel sebelumnya, Redmi 8, diketahui hadir menjelang akhir 2019 di Indonesia.

Spesifikasi Redmi 9

Dari sisi spesifikasi, Redmi 9 memiliki bentang layar seluas 6,53 inci (2.340 x 1.080 piksel) dengan lapisan kaca anti-gores Corning Gorilla Glass 3. Di bagian atasnya terdapat poni (notch) berbentuk tetesan air yang memuat modul kamera selfie beresolusi 8 MP (f/2.0).

Redmi 9 turut dilengkapi dengan empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 13 MP (f/2.2), kamera ultra wide 8 MP (f/2.2), kamera macro 5 MP (f/2.4), dan kamera depth sensor 2 MP (f/2.4).

Dapur pacu ponsel ini mengandalkan chip Mediatek Helio G80 yang dipadu dengan RAM hingga 4 GB dan storage hingga 64 GB. Baterainya berkapasitas cukup besar, yakni 5.020 mAh dengan dukungan fast charging 18 watt.

Redmi 9 ditopang dengan baterai yang terbilang cukup besar, yakni berkapasitas 5.020 mAh. Baterai tersebut telah mendukung fitur fast charging 18 watt.

Sebagai informasi tambahan, di wilayah Eropa, Redmi 9 dijual seharga 149 euro (Rp 2,4 juta) untuk varian 3 GB/32 GB dan 179 euro (Rp 2,9 juta) untuk varian 4 GB/64 GB.

Melihat Peningkatan Vivo Y50 yang Kini Turun Harga

Vivo terus menghadirkan peningkatan spesifikasi pada smartphone seri Y mereka. Hal ini bertujuan untuk menunjang kebutuhan konsumen di seri tersebut.

Jika menengok ke belakang, peningkatan di ponsel seri Y sudah dilakukan Vivo sejak seri Y71 meluncur pada April 2018. Ponsel ini menjadi seri Y pertama dengan Face Access, RAM 3 GB, penyimpanan 32 GB, dan baterai 3.360 mAh.

Kemudian, seri Y83 menjadi ponsel seri Y pertama Vivo dengan fitur All-New FullView Display, Fingerprint, dan Live Photo. Adapun seri Y91 menjadi ponsel All Screen dan AI Dual Camera pertama Vivo.

Pada seri Y17, Vivo menghadirkan tiga kamera belakang dengan AI, baterai 5.000 mAh, Fast Charging 18 W, serta penyimpanan internal 128 GB. Fitur Reverse Charging dan AI Multi-Mode Camera belakangan hadir di seri Vivo Y19, dengan RAM 6 GB.

Kini melalui seri Y terbaru, yakni Vivo Y50, seabrek peningkatan pun diberikan Vivo. Bisa dibilang, Vivo Y50 merupakan ponsel seri Y paling mumpuni dibanding seri-seri Y sebelumnya.

Hal ini, menurut Vivo, dilakukan demi memberikan price to performance yang terbaik di kelasnya. Bahkan, harga Vivo Y50 pada awal Juni lalu juga turut dipangkas oleh Vivo, dari semula Rp 3,7 juta menjadi Rp 3,5 juta di Indonesia.

“Ragam kebutuhan konsumen yang semakin beragam menjadi semangat kami untuk
menghadirkan peningkatan di Vivo Y50,” ujar Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma  Senin (22/6/2020).

Dari sisi tampilan, misalnya, Vivo Y50 mengusung layar berukuran 6,53 inci dengan desain Ultra O Screen, memungkinkan kamera selfie beresolusi 16 MP (f/2.0) dimuat dalam sebuah lubang punch hole di bagian kiri atas layar.

Sebelumnya, aneka ponsel Y-series dari Vivo (kecuali Y30) biasanya mengusung kamera selfie yang ditampung di dalam poni (notch) bergaya ala tetesan air (waterdrop).

Beralih ke bagian belakang, punggung Vivo Y50 kini memiliki empat kamera belakang (AI Quad Camera) yang disusun dalam sebuah modul persegi bak ponsel premium.

Keempat kamera tersebut masing-masing memiliki resolusi 13 MP (f/2.2, wide), 8 MP (f/2.2, Super Wide-Angle), 2 MP (f/2.4, Super Macro), dan 2 MP (f/2.4, Super Bokeh).

Ada pula software penunjang kamera Super Night Camera yang berfungsi untuk menghasilkan foto malam hari yang ciamik, serta Ultra Stable Video guna meredam guncangan ketika ponsel dipakai untuk merekam video.

Tak hanya desain dan kamera, Vivo Y50 juga dipersenjatai dengan spesifikasi hardware yang juga lebih canggih dibanding para pendahulunya di keluarga Y-series.

Beberapa di antaranya adalah chipset Snapdragon 665 yang menjadi “otak” ponsel tersebut, didukung pula dengan RAM berkapasitas jumbo dan terbesar di seri Y, yakni 8 GB.

Selain itu, Vivo Y50 sudah dibekali media penyimpanan sebesar 128 GB, cukup lega untuk menyimpan file foto, video, dan dokumen kerja.

Smartphone dengan memori RAM dan ROM terbesar di kelasnya ini kami persembahkan untuk konsumen dengan aktivitas yang multitasking,” tutur Edy.

Di samping RAM, angka jumbo juga bisa dilihat dari spesifikasi baterai Vivo Y50 dengan kapasitas 5.000 mAh, turut didukung dengan pengisian cepat 15W (via USB tipe-C) dan fitur reverse charging guna menyulap ponsel menjadi power bank.

Dengan spesifikasi seperti demikian, Vivo Y50 menjadi ponsel yang diklaim Vivo menunjang beragam aktivitas multitasking.

Vivo Y50 turun harga

Vivo juga diketahui telah memangkas harga penjualan ponsel seri Y50 di Indonesia hingga sekitar Rp 200.000.

Semula, harga Vivo Y50 saat meluncur di Indonesia pada April 2020 adalah Rp 3,7 juta. Mulai 4 Juni, harga Vivo Y50 dipangkas sehingga menjadi Rp 3,5 juta, termasuk bundling paket data 36 GB dan streaming YouTube dari Indosat.

Terdapat dua pilihan warna Vivo Y50 yang bisa dipilih pengguna di Indonesia, yakni Irish Blue dan Starry Black.

Konsumen yang ingin membeli ponsel teranyar ini bisa memanfaatkan “Layanan Antar ke Rumah” dari Vivo yang bisa diselisik lebih lanjut di tautan berikut, atau melalui WhatsApp ke nomor 0811-9760-1111.

Melihat Foto Hasil Jepretan Kamera Redmi Note 9 dan Note 9 Pro

Xiaomi merilis dua smartphone jagoannya di segmen menengah, yakni Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro di pasar Indonesia. Harga Redmi Note 9 paling murah adalah Rp 2,5 juta, sementara versi Pro paling murah dijual dengan harga Rp 3,5 juta.

Salah satu sektor yang diunggulkan Redmi Note 9 series adalah kamera. Lantas, dengan harga tersebut, bagaimana hasil jepretan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro?

Sebelum menjawabnya, tidak ada salahnya untuk mengingat lagi bagaimana spesifikasi kamera keduanya. Bisa dikatakan, secara spesifikasi, Redmi Note 9 series sedikit naik kelas dibanding pendahulunya.

Mulai dari Redmi Note 9, kamera belakang terdiri dari kamera wide yang merangkap menjadi kamera utama dengan resolusi 48 MP (f/1.79) dengan dukungan phase detection autofocus (PDAF).

Kemudian, terdapat kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 2 MP (f/2.4), dan depth sensor 2 MP (f/2.4). Di sisi depan, terdapat kamera tunggal beresolusi 13 MP.

Sementara untuk versi “Pro”, spesifikasinya agak sedikit tinggi. Kamera utamanya beresolusi 64 megapiksel (f/1.89).

Ditemani kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), kamera makro 5 MP (f/2.4), dan kamera depth sensor 2 MP (f/2.4). Untuk slefie, tersemat kamera tunggal 16 MP (f/2.5) di bagian depan.

Secara umum, bisa dibilang kualitas gambar yang dihasilkan kamera Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro cukup baik untuk smartphone kelas menengah. Warna yang ditangkap lebih vibrant atau cerah dan mendekati aslinya.

Meskipun dibantu dengan teknologi AI, namun teknologi ini tidak mengubah warna asli dari obyek. Sehingga, hasil gambar tidak terkesan berlebihan.

Misalnya saja pada saat mengambil foto bunga bougenville ungu berikut. Memang, saat menggunakan mode normal di Redmi Note 9, warnanya agak sedikit pucat.

Perbandingan foto Redmi Note 9 menggunakan mode 48 MP (kanan) dan mode normal dengan zoom 1x (kiri).

Berbeda dengan saat mengaktifkan mode 48 MP, warna ungu dan hijau daun terlihat lebih cerah.

Begitu pula saat mengaktifkan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro, warna yang dihasilkan tetap cerah namun tidak berlebihan.

Perbandingan foto menggunakan mode normal (kiri) dan mode 64 MP di Redmi Note 9 Pro pada siang hari.

Perlu diperhatikan, saat mengaktifkan mode 48 MP atau 64 MP, fitur lain seperti HDR atau AI tidak bisa diaktifkan secara bersamaan. Salah satu yang cukup menarik saat menjajal dua samrtphone ini adalah kecepatan autofokus dan minimnya shutter lag.

Sejauh yang KompasTekno coba, Redmi Note 9 series ini lebih cepat dalam menemukan titik fokus dibanding ketika mencoba Redmi Note 7.

Shutter lag, atau jeda saat menekan tombol shutter ke penangkapan gambar pun tidak lagi ditemui, baik saat siang hari dalam keadaan cukup banyak cahaya atau malam hari atau saat minim cahaya.

Kecuali saat mengaktifkan mode malam, tentu shutter lag tidak bisa dihindarkan. Ketika mengaktifkan mode malam di kedua ponsel, ada jeda beberapa detik untuk pengambilan gambar. Tapi hasilnya tidak begitu mengecewakan.

Perbandingan foto pada malam hari, masih menggunakan Redmi Note 9 Pro. Foto kanan meggunaan mode malam di mana warna lebih terlihat terang, sementara foto kiri menggunakan mode normal.

Hasil terbaik mode malam bisa dilihat saat benar-benar menangkap obyek yang sangat minim cahaya. Untuk mode malam, versi “Pro” lebih unggul dibanding versi reguler.

Detail dan warna obyek lebih jelas di Redmi Note 9 Pro. Sementara di Redmi Note 9, hasil mode malam terlihat sedikit buram.

Fungsional Apple Watch Mendatang Tidak Akan Terlalu Bergantung Pada iPhone Lagi

Apple Watch merupakan smartwatch di mana ia memerlukan iPhone yang dihubungkan untuk dapat bekerja. Misalnya, sampai versi seluler Apple Watch diluncurkan, pengguna perlu memastikan smartwatch mereka dipasangkan dengan iPhone mereka untuk menerima panggilan telepon dan untuk mengakses internet. Sementara itu telah berubah, Apple Watch masih cukup tergantung pada iPhone.

Contoh lain adalah aplikasi, di mana jika Anda ingin mengunduh aplikasi Apple Watch, Anda harus mengunduh aplikasi melalui iPhone Anda. Namun, itu bisa segera berubah karena menurut laporan dari Bloomberg, telah terungkap bahwa dalam pembaruan besar berikutnya untuk watchOS, Apple dapat memberikan Apple Watch kemandirian yang lebih besar, sehingga tidak bergantung lagi pada iPhone.

Ini akan dilakukan dengan memberikan Apple Watch layanan App Store sendiri yang dapat diakses melalui jam tangan itu sendiri. Dengan begitu, jika pengguna ingin mengunduh aplikasi WatchOS, mereka dapat melakukannya meski jauh dari perangkat iPhone. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki versi seluler dari Apple Watch, Anda masih harus menjaga smartwatch dan iPhone berdekatan satu sama lain untuk menerima pemberitahuan, jadi tetap ada hal yang perlu dipertimbangkan.

Namun, jika Anda memiliki versi seluler dari Apple Watch, maka pembaruan watchOS yang akan datang mungkin perlu diperhatikan. Apple diharapkan mengumumkan pembaruan besar untuk Apple Watch berikutnya di WWDC bulan depan. Kita nantikan saja kabar selanjutnya.

Bocoran Vivo X50 Beredar di Internet

Vivo dikabarkan akan segera meluncurkan smartphone vivo X50 dan X50 Pro.

Sebelumnya Vivo juga telah menampilkan video singkat terkait smartphone Vivo X50 Pro yang dilengkapi stabilisasi kamera layaknya gimbal dengan optik canggih yang bertindak seperti mata manusia.

Diperkirakan smartphone tersebut akan hadir dengan mikro gimbal yang stabil seperti smartphone konsep APEX 2020.

Dikutip dari GSM Arena, ni akan memungkinkan X50 untuk memiliki kemampuan stabilisasi yang lebih baik saat mengambil foto dan video daripada sistem OIS biasa.

Sementara X50 Pro juga akan menampilkan layar AMOLED 6,56 inci FHD+, dengan punch hole di sudut kiri atas layar untuk menempatkan kamera selfie-nya.

Keduanya juga memiliki pengaturan kamera berbeda. Selain itu, Vivo juga merilis video promo, yang memperlihatkan kemampuan kamera X50 Pro. Smartphone tersebut bisa melakukan 60x hybrid zoom.

Seri Vivo X50 dijawalkan akan debut pada 1 Juni 2020. Menjelang kehadirannya, bocoran tentang kedua smartphone diprediksi akan kembali muncul.

Selain akan merilis X50 dan X50 Pro, Vivo juga akan merlis earphone terbarunya bernama TWS Neo.

TWS Neo diketahui akan menjadi varian yang lebih terjangkau dari Earphone TWS vivo tahun lalu.

Dari segi desain, TWS Neo terlihat cukup identik dengan seri pendahulunya dengan pendekatan stem in-ear dan casing berbentuk oval. Earphone ini juga hanya akantersedia dalam varian warna Putih dan Biru Tua. Perusahaan juga telah menampilkan video singkat yang memperlihatkan kualitas suara yang baik dan latensi rendah.

Diketahui TWS Neo dijadwalkan meluncur pada tanggal 1 Juni, bersama smartphone seri Vivo X50.

Samsung Galaxy Note 20 Bakal Dirilis Online

Samsung dikabarkan bakal merilis Galaxy Note 20 secara online. Ini menjadi momen pertama bagi Samsung meluncurkan perangkat andalannya secara daring.

Peluncuran seri Galaxy Note 20 diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang, dikutip dari GSMarena, Sabtu (23/5). Kabarnya, Samsung tak hanya merilis Note 20 dan Note 20+, tetapi juga meluncurkan perangkat Galaxy Fold 2.

Melalui laporan pendapatan Q1 2020 lalu, Samsung juga telah mengklarifikasi bahwa peluncuran seri Note 20 dan Fold 2 akan jatuh pada paruh kedua tahun ini.

Meski begitu, keputusan merilis perangkat andalan secara online tak hanya dilakukan Samsung. Sebelumnya, Huawei juga merilis P40 Pro secara online pada Maret lalu.

Hal ini juga tak terlepas dari batalnya ajang pameran teknologi Mobile World Congress (MWC). Sehingga, banyak brand smartphone yang terpaksa merilis perangkat secara online.

Menariknya, peluncuran secara virtual melalui siaran langsung juga mengisyaratkan stabilnya perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

Sayangnya, belum ada detil pasti terkait tanggal peluncuran ponsel Flagship Samsung. Sejauh ini, Samsung juga belum memberikan informasi lebih lanjut.

DxOMark Ungkap Hasil Pengujian Kamera Galaxy S20 Plus

DxOMark merilis ulasannya tentang sistem kamera Samsung Galaxy S20+ (Plus). Dikutip Sindonews, berbeda dengan S20 Ultra yang menggunakan pixel binning pada sensor utama 108MP, Galaxy S20 Plus menggunakan sensor 12 MP dengan piksel 1,6nm yang besar.

Susunan kamera ini memiliki tiga kamera lain, masing-masing ultra wide (12 MP), telefoto (24 MP), dan sensor kedalaman (0,3 MP) untuk bidikan bokeh.

Galaxy S20 Plus menerima skor keseluruhan 118, terdiri dari skor fotografi 127 dan skor video 100. Kekuatannya dalam foto diam dikaitkan dengan eksposur yang sangat baik, rentang dinamis luas, warna-warna cerah, dan kamera ultra lebar brilian.

DxOMark melihat paparan akurat yang luar biasa bahkan dalam kondisi yang lebih menantang dan keseimbangan putih nan akurat.

Kemampuan zoom-nya tidak mengesankan. Kamera zoom 64 MP miliknya digunakan untuk memotong gambar dari pemandangan, yang bisa bagus dalam pencahayaan terang. Tetapi detailnya lebih lembut dalam pemotretan zoom jarak menengah dan lebih panjang. Foto Potret kuat, dengan bokeh yang meyakinkan, meskipun tidak cukup baik untuk mendapatkan skor teratas.

Rentang dinamis untuk video sangat bagus di luar ruangan, meskipun bukan yang terbaik -tetapi dengan saturasi tinggi. Detailnya tinggi dalam video 4K, meskipun bisa agresif dengan ketajaman.

Fokus otomatis beradaptasi cepat dan melacak objek dengan baik. Stabilisasi bukan yang terbaik, tapi dianggap DxOMark melakukan tugasnya saat mengubah tampilan.

Deretan Ponsel Pintar dengan Baterai Berkapasitas Besar

Baterai menjadi komponen penting pada ponsel. Semakin besar kapasitas baterai, maka kemampuan ponsel untuk tetap menyala akan lebih panjang.

Dengan demikian, produktivitas pengguna bisa semakin meningkat karena ponsel tidak sering di-charge. Berikut ini beberapa ponsel yang memiliki daya tahan baterai terbaik.

Samsung Galaxy S10 Plus

Samsung Galaxy S10 Plus memiliki kapasitas baterai 4.100 mAh. Perangkat tersebut masuk dalam jajaran ponsel dengan baterai terbaik, dilengkapi dengan tiga kamera di bagian belakang, dua di depan, dan desain all-screen untuk layar 6,4 inci.

Huawei P30 Pro

Huawei P30 Pro sedikit lebih besar dari sisi kapasitas baterai dibanding Samsung Galaxy S10 Plus. Huawei P30 Pro punya kapasitas baterai 4.200 mAh dengan layar 6,47 inci.

Huawei P30 Pro memiliki empat kamera belakang di bagian punggung, chipset high-end, dan pemindai sidik jari dalam layar.

iPhone 11 Pro Max

iPhone 11 Pro Max masuk dalam jajaran ponsel dengan baterai terbaik. Ponsel besutan Apple ini didukung baterai 3.969 mAh dan kabarnya bisa bertahan lebih lama hingga lima jam dibandingkan iPhone XS Max.

iPhone 11 Pro Max didukung layar 6,5 inci dengan fitur tiga lensa kamera, fitur facial recognition dan sistem operasi iOS.

Moto E5 Plus

Moto E5 Plus menandingi Mate 20 X dengan baterai 5.000 mAh. Baterai memastikan bahwa Moto E5 Plus dapat bertahan selama dua hari penuh. Ponsel ini mendukung fitur pengisian daya yang cepat.

Ponsel mengusung spesifikasi kamera belakang 12MP, RAM 2GB, layar 6-inci 720 x 1440, chipset Snapdragon 425 dan pemindai sidik jari.

OnePlus 7T Pro

OnePlus 7T Pro merupakan ponsel flagship yang dibekali dengan kapasitas 4.085 mAh. Perangkat didukung fitur charging cepat 30W, menghasilkan 68% dalam waktu 30 menit. Ponsel dilengkapi layar 6,67 inci, chipset Snapdragon 855 Plus, RAM hingga 12GB serta kamera selfie pop-up.

 

Instagram Hadirkan Fitur Baru Perangi Cyber Bullying

Instagram meluncurkan sejumlah upaya untuk memerangi bentuk online bullying. Perusahaan telah menghadirkan tool yang didukung artificial intelligence (AI) pada tahun lalu.

Tool tersebut bisa mendeteksi komentar ofensif dan memperingatkan pengguna sebelum mereka memposting sesuatu yang menyakitkan. Hari ini, perusahaan memperkenalkan fitur-fitur baru yang dirancang untuk memajukan inisiatif anti-cyberbullying dan mendorong interaksi positif, dikutip Neowin.

Pertama, perusahaan mengatakan akan menguji alat baru yang akan memungkinkan Anda untuk menyoroti komentar positif. Menurut Instagram, fitur ini akan membantu orang “mengatur suasana untuk akun mereka dan terlibat dengan komunitas mereka dengan pinning sejumlah komentar terpilih ke bagian atas thread komentar mereka”.

Selain itu, Anda kini dapat menghapus komentar yang tidak diinginkan. Instagram mengatakan, Anda sekarang bisa menghapus hingga 25 komentar secara massal.

Di iOS, cukup ketuk komentar dan ikon bertitik di sudut kanan atas sebelum memilih komentar untuk dihapus. Selain itu, Anda dapat memblokir beberapa akun sekaligus dengan mengetuk “Opsi Lainnya”.

Fitur ini juga tersedia di Android dengan menekan dan menahan komentar, mengetuk ikon bertitik, dan memilih Blokir atau Batasi.

Anda juga kini dapat memilih siapa yang dapat mention atau tag Anda di sebuah komentar, caption atau Story. Ada tiga kondisi berbeda untuk @mentions, yakni semua orang, hanya orang yang Anda ikuti, atau tidak ada seorangpun. Anda dapat menyesuaikan pengaturan tag dengan menuju ke Interactions > Tags.