Skip to main content

Cara Mengatasi Disk Usage 100%

Baru-baru ini, ada seseorang menanyakan ke salah satu forum, bahwa Laptopnya yang bersistem operasi Windows 10, mengalami masalah Disk usage 100%.

Dan hal tersebut terus terjadi bahkan ketika Laptop baru dinyalakan.

Kemudian, ketika saya cek ternyata tidak sedikit orang-orang yang juga mengalami masalah ini. Tidak hanya laptop, bahkan termasuk juga pengguna PC.

Lalu apa sih penyebab dari Disk usage 100% ini? Dan apa efeknya?

Penyebab Disk Usage 100% di Windows

Penyebab Disk usage 100% ini bermacam-macam. Mulai dari virus, kerusakan hardware sampai beberapa sumber bilang ini ada bug dari sistemnya.

Dan buat yang belum tahu, Disk usage adalah sebuah alat untuk memantau kinerja storage (SSD / Harddisk), dimana kalau mencapai 100%, itu artinya storage sedang bekerja full.

Karena sedang bekerja full, efeknya jadi jelas : Komputer akan jadi lemot bahkan bisa hang.

Cara Mengatasi Disk Usage 100% di Windows

Nah, berikut ini saya ingin sedikit membahas cara mengatasi Disk usage 100% untuk Anda yang barangkali sedang mengalaminya. Semoga efektif :

 1. Scan Menggunakan Antivirus

Virus adalah salah satu penyebab umum dari disk usage yang selalu 100%. Virus ini biasanya bekerja secara diam-diam di latar belakang, dan membuat komputer jadi bekerja keras padahal kita tidak membuka apa-apa.

Cara mengatasinya silakan pakai Windows defender, kemudian lakukan scanning jika memang diperlukan.

2. Optimasi Startup

Saat Windows baru dinyalakan, sistem akan membaca terlebih dahulu, aplikasi-aplikasi yang berjalan saat startup.  Masalah disk usage ini bisa muncul ketika harddisk Anda lelet, namun aplikasi yang berjalan di startup terlalu banyak.

Cara Mengatasinya :

  1. Buka Task Manager (Ctrl + ALT + Del)
  2. Masuk ke Tab Startup
  3. Kemudian disable aplikasi yang tidak diperlukan.

3. Matikan Fungsi  Windows Update

Secara default, Windows update akan selalu menyala di Windows 10. Nah, beberapa sumber mengatakan bahwa Windows update dalam beberapa situasi bisa membuat storage jadi berjalan lebih keras.

Perlu diingat juga, kalau sumbernya ternyata bukan dari Windows update, lebih baik nyalakan kembali Windows updatenya.

Tujuannya supaya Windows 10 Anda bisa selalu terjaga kinerjanya dengan update-update terbaru dari Microsoft.

4. Matikan Fungsi Windows Search

Windows Search, berfungsi untuk mencari file-file yang ada di Komputer dengan lebih cepat. Namun jika Anda tidak pernah memakainya, Anda bisa mencoba untuk mendisable fungsi ini.

Nah, tapi tenang, melakukan disable bukan berarti menghilangkan fungsi dari Windows search.

Anda masih bisa mencari file yang Anda inginkan melalui Windows search, namun proses pencarian yang diperlukan akan memakan waktu lebih lama.

Caranya :

  • Buka Run. Caranya klik Logo Windows + R kemudian ketik services.msc
  • Cari Windows Search, kemudian klik kanan lalu klik Properties.
  • Ubah opsi startup type menjadi disabled. Klik Apply kemudian klik OK.

Setelah itu restart komputer Anda.

Cara ini adalah cara disable secara permanen.

Tapi jika Anda ingin mengembalikannya, cukup ulangi langkah yang sama, dan pada startup type tinggal diganti ke automatic.

Ponsel Seri A Jadi Andalan Oppo di Pasar Smartphone Indonesia

Tahun 2020 ini, Oppo gencar merilis deretan smartphone baru yang masuk dalam kategori seri A.

Sejak Januari hingga April tahun ini, setidaknya sudah tiga smartphone Oppo A series yang dirilis, yakni A12, A31, A91. Oppo pun bersiap merilis Oppo A92 bulan Mei mendatang.

Berbeda dengan periode yang sama tahun lalu, Oppo sama sekali tidak merilis seri A di Indonesia.

Strategi ini merupakan salah satu cara Oppo untuk memperkuat pasarnya di Indonesia. PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, mengakui bahwa seri A dengan rentang harga Rp 3-5 jutaan menjadi “senjata” Oppo di Indonesia.

“Itu (segmen) Oppo yang paling kuat hingga saat ini,” kata Aryo.

Aryo juga mengamini bahwa seri A secara keseluruhan, masih menjadi pasar terbesar Oppo di Indonesia. Sebab, seri A mencakup segmen bawah hingga menengah.

“Persentasenya sekitar 40-50 persen lah,” klaim Aryo.

Menurut Aryo, segmen ponsel Rp 3-5 jutaan menjadi primadona para vendor ponsel di Indonesia, tidak hanya Oppo. Kendati demikian, Oppo tidak hanya fokus di segmen menengah saja.

Beberapa ponsel menengah ke atas lewat seri Reno hingga flagship lewat seri Find turut ditawarkan untuk konsumennya di Indonesia. Oppo sendiri memiliki strategi untuk meraup semua segmen pasar, termasuk lewat jalur online.

Beberapa perangkat Oppo bahkan dirilis khusus melalui jalur online, seperti Oppo K3 dan Oppo A91. Upaya ini juga dilakukan demi mendorong konsumen untuk bertransformasi ke pembelian online.

“Edisi khusus online biasanya ada beberapa yang dikurangi. Misalnya Oppo K3 itu dikurangi headset tapi memang perangkatnya sesuai dengan target pasar online,” kata Aryo.